BAB 1
Laporan Hasil Pratikum Biologi
Pembuatan Yoghurt
1. Pendahuluan
Tujuan
pembuatan laporan ini untuk menyelesaikan tugas pratikum IPA, mengetahui proses
pembuatan yoghurt, dan mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
pembuatan yoghurt.
2. Latar Belakang
Yoghurt
merupakan salah satu pengaplikasian dari biotekhnologi, dengan pemanfaatan
mikroorganisme bakteri ( Lactobacillus
Bulgaricus ). Yoghurt merupakan makanan
yang enak dan menyehatkan yang memiliki banyak kandungan didalamnya.
3. Cara Pembuatan
1. Siapkan alat dan bahan, yaitu susu murni 1 liter, bakteri
Lactobacillus Bulgaricus, wadahlengkap dengan tutupnya yang sudah disterilkan,
sendok pengaduk yang sudah disterilkan .

2. Panaskan susu dengan api kecil.
3. Masukan susu yang telah dipanaskan dan bakteri kedalam wadah yang
telah steril.

4. Aduk sampai tercampur dan tidak ada bulir.

5. Tutup rapat dan simpan selama
kurang lebih 8jam.


6. Setelah 8jam buka penutupnya.

4. kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari praktikum ini bahwa yoghurt merupakan salah satu produk hasil fermentasi susu
dengan menggunakan bakteri yang mampumemproduksi asam laktat yaitu Lactobacillus Bulgaricus.

BAB 2
Laporan Hasil Praktikum Kimia
Uji Asam dan Basa
1. Pendahuluan
Tujuan pembuatan laporan ini untuk menyelesaikan
laporan pratikum IPA, menguasai
materi larutan asam dan basa, yang
terdiri dari sifat, rumus, pembuatan, kegunaan, dalam kehidupan sehari-hari.
2. Latar Belakang
Asam dan basa merupakan dua senyawa kimia yang
sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum zat-zat yang berasa
masam mengandung asam, misalnya asam sitrat pada jeruk dan asam cuka, Basa
umumnya mempunyai sifat licin dan terasa pahit. misalnya pada sabun.
Setiap hari kita menggunakan sabun untuk membersihkan badan, ketika sabun mengenai kulit, kita merasakan kulit menjadi bersih dan segar, namun lain halnya jika yang mengenai kulit adalah natrium hidroksida, maka kulit kita akan terasa pedih. Padahal, baik sabun maupun natrium hidroksida merupakan basa. Hal ini disebabkan kadar basa yang terkandung dalam sabun masih dapat ditolerir oleh tubuh. Dengan kata lain, kekuatan basa yang dimiliki oleh sabun lebih rendah daripada yang dimiliki oleh natrium hidroksida. Keadaan seperti itu berlaku pula untuk asam. Buah jeruk yang mengandung sitrat tidak akan memberikan efek samping ketika kita makan, bahkan akan menyehatkan karena buah jeruk mengandung banyak vitamin C.
Setiap hari kita menggunakan sabun untuk membersihkan badan, ketika sabun mengenai kulit, kita merasakan kulit menjadi bersih dan segar, namun lain halnya jika yang mengenai kulit adalah natrium hidroksida, maka kulit kita akan terasa pedih. Padahal, baik sabun maupun natrium hidroksida merupakan basa. Hal ini disebabkan kadar basa yang terkandung dalam sabun masih dapat ditolerir oleh tubuh. Dengan kata lain, kekuatan basa yang dimiliki oleh sabun lebih rendah daripada yang dimiliki oleh natrium hidroksida. Keadaan seperti itu berlaku pula untuk asam. Buah jeruk yang mengandung sitrat tidak akan memberikan efek samping ketika kita makan, bahkan akan menyehatkan karena buah jeruk mengandung banyak vitamin C.
3. Cara Pembuatan
1. Alat dan Bahan
a.
Alat pH meter universal, Cawan petri, Tabung reaksi, Rak tabung reaksi
b.
Bahan Sabun mandi, susu, odol, air mineral, apel, jeruk, semangka.

2. Buatlah larutan odol dan sabun mandi secara terpisah
pada tabung reaksi sebanyak 5ml air.


3.Masukkan air dan susu sebanyak 5ml pada
tabung reaksi berbeda
4.Buatlah sari buah jeruk, dari semangka,
masukkan pada tabung

5.kemudian ujilah dengan
menggunakan kertas pH meter pada setiap reaksi atau bahan, lihat dan ukur
dengan parameter yang ada.



6.Setelah selesai cuci dan keringkan semua
alat.
4. Kesimpulan
Dari pratikum diatas
dapat kita simpulkan sebagai berikut :
No.
|
Asam Basa
|
pH
|
|
1
|
Odol
|
Basa
|
8
|
2
|
Jeruk
|
Asam
|
5
|
3
|
Semangka
|
Asam
|
4
|
4
|
Apel
|
Netral
|
7
|
5
|
Susu
|
Asam
|
4
|
6
|
Sabun
|
Basa
|
9
|
7
|
Air
|
Netral
|
7
|
Bila pH >7 maka bersifat
Asam, sedangkan pH <7 maka bersifat Basa, dan =7 adalah netral
Bab 3
Laporan Hasil Pratikum Fisika
Rangkaian Seri Dan Pararel
1. Pendahuluan
Tujuan laporan ini untuk menyelesaikan
laporan pratikum IPA, mengetahui proses pembuatan rangkaian seri dan paralel.
2. Latar Belakang
Rangkaian Seri adalah salah satu rangkaian listrik yang
disusun secara sejajar (seri), sedangkan Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik
yang disusun secara berderet (paralel)
3. Cara Pembuatan
1.
Susunlah rangkaian seri secara berjajar.


2.
Susunlah rangkaian paralel secara berderet


4. Kesimpulan
Dari hasil pratikum diatas dapat disimpulkan
bahwa rangkaian listrik parallel lebih membutuhkan biaya yang banyak daripada
rangkaian listrik seri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar